2 Cara Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Pada Anak

2 Cara Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Pada Anak

Cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak merupakan suatu tantangan tersendiri bagi orang tua. Terlebih lagi pada zaman sekarang dimana ayah dan ibu sama-sama memiliki peranan ganda, yaitu mencari nafkah serta merawat rumah tangga.

Rasa percaya diri yang dimiliki oleh anak tidak serta merta tumbuh begitu saja, melainkan diperolehnya dengan pendidikan karakter di rumah. Namun, seringkali orang tua menjadi tidak sabar, karena anak tidak mengalami perkembangan yang seperti diharapkannya. Padahal, mungkin saja  si buah hati masih dalam proses memiliki rasa percaya diri tersebut.

Cara Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Pada Anak

Banyak cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak, asalkan Anda sebagai orangtua mau belajar juga untuk memahaminya, dan itu memerlukan waktu yang tidak sebentar. Selain itu pula diperlukan kerjasama antara ayah dan ibu untuk membangun bonding yang diperlukan agar rasa percaya diri anak berkembang dengan optimal.

Meluangkan Waktu yang Berkualitas

Cara yang pertama adalah meluangkan waktu yang berkualitas. entah dalam bentuk bermain bersama, berolahraga, atau berjalan-jalan untuk melepaskan kelelahan di udara bebas.

Anak akan sangat menghargai orangtua yang mau meluangkan waktu luangnya bersamanya melakukan berbagai kegiatan yang ia sukai. Tinggalkan sejenak telepon genggam dan pekerjaan Anda. Fokuskanlah perhatian pada kegiatan yang akan dilakukan bersama dengan anak.

Biarkanlah anak memilih kegiatan yang akan dimainkan bersama dengan orang tua. Percayakanlah keputusan tersebut di tangannya. Jika Anda ingin bertanya, buatlah pertanyaan yang menarik  tanpa kesan memojokkan sehingga anak bebas melontarkan jawabannya.

Berilah Anak Tanggung Jawab

Salah satu cara untuk memupuk rasa percaya diri pada anak adalah dengan cara memberikannya kepercayaan untuk melakukan berbagai pekerjaan rumah tangga. Tentu saja ini harus Anda sesuaikan dengan umur dan tanggung jawab yang sesuai.

Dengan memberikannya tanggung jawab, maka anak akan lebih percaya diri untuk melakukannya. Anda dapat mencontohkannya dengan tindakan yang wajar tanpa perlu memberikan nasihat atau kalimat yang panjang yang kadang tidak dimengerti oleh anak.

Jika anak belum mengerti, janganlah berputus asa dan mengambil alih pekerjaannya. Tetapi bicaralah dengan penuh pengertian dan mencoba untuk memahami kesulitannya. Setelah itu bersama-sama mencari pemecahan yang terbaik bagi anak.

Pada bagian ini, biarkan juga anak terlibat untuk mengambil keputusan. Dengan demikian, ia akan melakukannya dengan senang hati dan tidak akan terbeban. Sebab, anak akan merasa sangat dihargai ketika pendapatnya didengarkan oleh orangtua.

Memupuk kepercayaan diri anak adalah proses yang panjang. Oleh karena itu diperlukan kerjasama ayah dan ibu. Berbagai cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak perlu dilakukan dengan penuh kesabaran, karena buah hati masih dalam proses belajar. Ketelatenan ayah dan ibu adalah kunci untuk mendampingi perkembangan psikologis anak.